AL KAYYIS
MANUSIA BERKECERDASAN ROBBANY
“Orang yang cerdas adalah mereka yang selalu mengevaluasi(aktifitas)dirinya dan beraktivitas demi orientasi akhirat,(sedang)orang yang bodoh adalah orang yang selalu menuruti hawa nafsunya dan berkhayal mendapatkan ridho Alloh(tanpa beramal sholih)”
(HR. At Tirmidzi)
Posted by Sekretaris at 04:02 AM. Filed under: al Kayyis
No comments • Permalink
Pertanyaan:
Dahulu, sebelum kenal paham salaf, kita juga anti kepada bid’ah yang ada. Karena itu, kami juga memisahkan diri dari keumuman masyarakat dengan membangun sebuah masjid kecil diatas sebuah tanah yang diwakafkan seorang ikhwan. Maka kami mendirikan shalat lima waktu dan jumat menurut sunnah yang kami ketahui. Kini banyak ikhwan2 yang pindah dari tempat kami ke tempat lain yang jauh. Ada karena pekerjaan, futur, dan termakan fitnah sururi. Hingga yang shalat lima waktu dan jumat hanya sekitar lima orang dewasa dan beberapa anak-anak.
Posted by Sekretaris at 05:59 AM. Filed under: Umum
No comments • Permalink
MANUSIA TERCIPTA DALAM KELEMAHAN
Alloh Subhanahu wata'ala berfirman : "Dan manusia diciptakan dalam keadaan lemah" QS. an Nisa:28
Dalam ayat ini terkandung banyak hikmah yang senantiasa mampu difahami oleh seorang muslim yang terbina.
oleh | KH. M. Ihya' Ulumiddin
Allah Swt. berfirman:
"dan manusia diciptakan dalam keadaan lemah" Q.S. An Nisa': 28
Dalam ayat ini terkandung banyak hikmah yang senantiasa mampu dipahami oleh seorang muslim yang terbina. Hikmah-hikmah itu adalah:
1. Arahan agar bersikap meringankan (takhfif) dan menampakkan keistimewaan agama ini yang berupa tidak adanya kesusahan (adamul haraj) di dalamnya. Jadi kemudahan merupakan salah satu pondasi dan prinsip dasar syariat Islam di mana dari sanalah kemudian muncul aneka ragam keringanan-keringanan. Seperti inilah yang selalu diperintahkan Rasulullah Saw. sendiri kepada para duta dakwah yang Beliau kirim dalam misi penyebaran agama. Beliau berpesan kepada Muadz dan Abu Musa, "Bersikaplah memudahkan dan jangan kalian berdua bertindak menyulitkan." Beliau juga berpesan, "Sesungguhnya kalian hanya diutus untuk memberikan kabar gembira, bukan membuat orang lari."
oleh | K.H.M. Ihya' Ulumiddin
Allah Swt. berfirman, "dan orang-orang yang berpaling dari (perbuatan atau perkataan) yang tidak berguna (al laghw)." Q.S. al-Mu'minun: 3.
al laghw memiliki arti: 1. Ucapan yang salah, 2. Berlebihan dalam berucap (pleonasme) dan segala hal yang tidak berguna baik ucapan atau perbuatan, 3. Setiap kata yang terlempar yang semestinya ditinggalkan seperti bolong, gurauan dan ejekan. (...berpaling) yakni dalam mayoritas waktu berpaling dari segala hal yang tidak berguna karena mereka sibuk dalam kesungguhan dan amal sholeh.
Dari Abu Dzarr al-Ghifari r.a. dari Nabi Saw. bahwa Allah Azza wajalla berfirman, “Wahai hambaKu, andai seluruh orang pertama dan terakhir kalian, manusia dan jin kalian menjadi seperti paling bertakwa hatinya seorang lelaki di antara kalian maka hal itu tidak menambah sedikitpun kekuasaanKu. Wahai para hambaKu, andai seluruh orang pertama dan terakhir kalian, manusia dan jin kalian menjadi seperti paling jeleknya hati seorang lelaki di antara kalian maka hal itu tidak mengurangi sedikitpun kekuasaanKu…” H.R. Muslim. Lihat Hadits Arbain nomor 24.
InsyaAllah pada tanggal 9-10 Pebruari 2008 akan dilaksanakan musyawarah kerja persyarikatan di sentra dakwah Ketintang Surabaya. Peserta adalah seluruh pengurus harian persyarikatan ditambah dewan pakar dan dewan pembina ditambah ketua cabang yanag berjumlah 16 cabang. aktivitas ini dimaksudkan untuk merancang kegiatan selama satu tahun 2008. mudah-mudahan sukses menghasilkan program kerja yang terbaik. mohon dukungan dari seluruh cabang untuk bisa hadir dalam acara tersebut, guna memberikan masukan-masukan informasi yang akurat sehingga program kerja real untuk menyelesaikan permasalahan yang ada.
Posted by Sekretaris at 03:21 AM. Filed under: Umum
3 comments • Permalink
Tausiyah Bulan Januari 2008
oleh | Abi Ihya’ Ulumiddin
6 Januari 2008 - Sentra Dakwah Al Haromain Ketintang Surabaya
Islam begitu menghargai hubungan sanak famili (Rahim) yang mengikat manusia satu sama lain melalui hubungan nasab atau kerabat. Penghargaan ini tidak pernah dikenal oleh kemanusian dalam agama, aturan atau syariat apapun selain Islam. Islam mewasiatkan dan mendorong agar sanak famili disambung serta memberikan ancaman atas orang yang memutuskannnya. Allah berfirman, “Dan takutlah kalian kepada Allah yang dengan mempergunakan (namaNya) kamu saling meminta satu sama lain dan (peliharalah) hubungan silaturrahim.” Q.S. an-Nisa’: 1. Pertama Allah memerintahkan Taqwa dan selanjutnya menyebutkan Arham (jamak dari Rahim) untuk menegaskan akan keagungannya.
Oleh | Ayub Syafii
Andaikata salat boleh dilakukan dengan menggunakan bahasa masing-masing, bukankah akan lebih mudah dikerjakan? Mengapa mesti dengan bahasa Arab? Apakah Allah hanya mengerti bahasa Timur Tengah itu? Demikian sering tanda tanya ketidakpuasan mengental di hati sejumlah masyarakat yang gandrung kembali kepada tradisi nenek moyang atau dengan alasan agar lebih memahami bacaan salat.
Alkisah, seorang nenek dari Jawa Tengah bertetangga dengan nenek berasal dari Cianjur. Kedua-duanya sama-sama totok tidak mengerti bahasa lain. Pernah mereka terlibat dalam ketegangan meruncing akibat salah paham. Ceritanya, karena amat baik hati, melihat nenek Jawa Tengah kehabisan minyak tanah, si nenek Cianjur tanpa diminta mengantarkan sekaleng ke rumah tetangganya itu.
Posted by Persyadha at 03:49 AM. Filed under: Umum
• Permalink
oleh | K.H.M. Ihya' Ulumiddin
Alloh subhanahu wata’ala berfirman:
“Hai orang – orang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga ( di perbatasan negerimu ) dan bertakwalah kepada Alloh supaya kamu beruntung “ QS Ali Imron : 200.
Alloh Menutup surat ini dengan beberapa pesan yang komplit kepada orang – orang yang beriman di mana jika mereka bisa melaksanakan pesan – pesan tersebut maka mereka menjadi yang paling berhak meraih keberuntungan dunia akhirat. Pesan yang dimaksud adalah seperti berikut:
JADWAL TA’LIM
PERSYARIKATAN DAKWAH AL HAROMAIN
DIASUH OLEH ABINA K.H.M. IHYA’ ULUMIDDIN
SETIAP JUM’AT
Jum’at ke I (Pertama):
Pukul : 06.30 - 08.30 (Pagi)
Kitab : Mafhuum At - Tathowwur & Shohihul Bukhori
Tempat : Sentra Dakwah Al Haromain, Jl. Ketintang Barat I/27 Surabaya
Pukul : 16.00 - 17,30 (Sore)
Kitab : Kasyful Ghummah
Tempat : Sentra Dakwah Al Haromain, Jl. Ketintang Barat I/27 Surabaya
Jum’at ke II (Dua):
Pukul : 06.30 - 08.30 (Pagi)
Kitab : Mafhuum At – Tathowwur & Shohihul Muslim
Tempat : Sentra Dakwah Al Haromain, Jl. Ketintang Barat I/27 Surabaya
Pukul : 16-00 - 17.30 (Sore)
Kitab : Kasyful Ghummah
Tempat : Sentra Dakwah Al Haromain, Jl. Ketintang Barat I/27 Surabaya
Jum’at ke III (Tiga) :
Pukul : 06.30 - 08.30 (Pagi)
Kitab : Mafhuum At –Tathowwur & Mukhtashor Tafsir lbnu Katsir
Tempat : Sentra Dakwah Al Haromain, Jl. Ketintang Barat I/27 Surabaya.
Pukul : 16.00 - 17.30 (Sore)
Kitab : Kasyful Ghummah
Tempat : Sentra Dakwah Al Haromain, Jl. Ketintang Barat I/27 Surabaya.
Pukul : 06.30 - 08.30 (Pagi)
Kitab : Mafhuum At –Tathowwur & Bulughul Marom
Tempat : Sentra Dakwah Al Haromain, Jl. Ketintang Barat I/27 Surabaya.
Jum’at ke IV (Empat) :
Pukul : 16.00 - 17.30 (Sore)
Kitab : Fiqhus Siroh
Tempat : Rumah H. A. Taufiq, Jl. Pasar Kembang 59 Surabaya
Pukul : 19.30 - 21.00 (Malam)
Kitab : Fathul Qorib
Tempat : Masjid Masyitoh Perum Wisma Permai Surabaya
Jika Ada Jum'at ke V (Lima) Ta’lim Libur
SETIAP SABTU
Sabtu ke I (Pertama) :
Pukul : 06.30 - 08.30 (Pagi)
Kitab : Riyadhus Sholihin
Tempat : Masjid Baitus Syakur Jl. Ketintang Barat I/33 Surabaya
Pukul : 16.00 - 17.30 (Sore)
Kitab : Fiqhun Nisa'
Tempat : Sentra Dakwah Al Haromain, Jl. Ketintang Barat I/27 Surabaya.
Pukul : 18,00 - 19.00
Kitab : Al Qudwah Al Hasanah
Tempat : Sentra Dakwah Al Haromain, Jl. Ketintang Barat I/27 Surabaya.
Sabtu ke II (Dua)
Pukul : 08.00 - 09.00 (Pagi)
Kitab : Tashawwuf
Tempat : Musholla RSI Jl. A. Yani Surabaya
Pukul : 10.00 - 11.30 (Pagi)
Kitab : UshulutTarbiyah An Anabawiyah
Tempat : Masjid Sayyid Abbas, JI.Keputran Kejambon II/72 Surabaya
Sabtu ke III (Tiga)
Pukul : 16.30 - 17.30 (Sore)
Kitab : Qul Hadzihi Sabili
Tempat : Musholla Al Muhajirot, Jl. Keputran Kejambon II/62 Surabaya
Pukul : 18.00 - 19.00 (Malam)
Kitab : Al Ghoyyah Wa Taqrib
Tempat : Masjid Ampel, Jl. Ampel Masjid, Surabaya
Sabtu ke IV (Empat)
Pukul : 20.00 - 21.00 (Malam)
Kitab : Jalaul Afham Syarh Aqidatul Awam
Tempat : Pesma Baitul Hikmah Jl. Gubeng Kertajaya V-D/20 Surabaya
Jika Ada Sabtu ke V (Lima) Ta’lim Libur
Informasi Lebih Lanjut
Hub. Sekretariat Persyarikatan Dakwah Al Haromain,
Jl. Ketintang Barat I / 27 Surabaya, Telp. 031-8288067 atau Ust. M. Fauzi (031) 5491264